Sabtu, 12 November 2011

sinopsis novel ringgu

Sinopsis Novel Ringu
Karya: Suzuki Koji

Cerita diawali dengan ketegangan yang terjadi saat-saat kematian Oishi Tomoko, salah satu dari keempat murid yang telah menonton video aneh yang berisi ancaman pada pukul 22.54. Namun, karena tidak percaya mereka menganggap video itu hanya kerjaan iseng seseorang. Dilain tempat seorang supir taksi, Kimura yang dalam perjalanan pulang sedang menghentikan laju taksinya dilampu merah. Disampingnya seorang pemuda, Shuichi Iwata yang mengendarai motor tiba-tiba jatuh dan tewas seketika sambil memegang kepalanya. Keesokan harinya polisi menemukan sepasang muda-mudi, Tsuji Haruko dan Takehiko Nomi tewas di dalam mobil di luar kota Tokyo. Diperkirakan kematian mereka terjadi pada tengah malam. Kesamaan dari keempat kematian ini adalah penyebab yang tidak bisa dijelaskan oleh ilmu kedokteran namun, agar tidak menimbulkan kontra, dokter mendiagnosa kematian mereka akibat serangan, gangguan, gagal jantung tiba-tiba. Yang anehnya lagi keempat mayat mereka mati  dengan ekspresi seperti ketakutan sambil memegang dan menjambak rambut.
            Di waktu yang berbeda seorang wartawan, Kazuyuki Asakawa sedang dalam perjalanan pulang dengan taksi dari kantor berita Daily News tempat dia bekerja. Supir taksi yang kebetulan melihat kejadian itu langsung menceritakan kejadian yang dialaminya dengan tujuan untuk mencairkan suasana. Cerita yang diberikan oleh supir taksi tersebut benar-benar membuat insting Asakawa sebagai wartawannya keluar. Tapi, selain alasan itu Asakawa menemukan benang cerita antara kematian pemuda yang diceritakan oleh supir taksi dengan kematian keponakan dari istrinya, Tomoko. Penyebab kematian yang aneh membuat Asakawa tertarik dan penasaran. Lalu, setelah mendengar penyebab kematian yang sama antara keempat siswa tersebut Asakawa mendatangi temannya, Yoshino yang menulis artikel sekaligus hadir pada saat polisi menemukan mayat dua orang siswa yang tewas di dalam mobil. Dari keterangan Yoshino, Asakawa semakin yakin bahwa kematian keempat siswa itu menarik untuk diselidiki. Selain itu juga seperti ada sesuatu yang membuat Asakawa bergairah untuk terus mencari tahu seperti ada sesuatu yang menunggu untuk dia ungkap. Sesuatu yang tidak bisa diungkapkan dengan akal manusia.
Dari keterangan teman-teman Tomoko diperoleh bahwa sebenarnya keempat siswa ini saling kenal dan memiliki hubungan yang lebih dari teman. Untuk memulai penyelidikannya Asakawa pergi ke rumah kakak iparnya yang ibu dari Tomoko. Di dalam kamar dia melihat kartu keanggotaan dari suatu penginapan di luar kota, Pacific Resort Club. Demi menyelidiki lebih dalam Asakawa pergi ke penginapan tersebut. Keterangan yang didapat adalah bahwa benar keempat siswa tersebut pernah menginap di sana, mereka menyewa pondok B-4.
Asakawa akhirnya menyewa pondok tersebut semalam. Saat dia merasa bahwa dia tidak mendapat petunjuk apapun, dia menemukan sebuah buku yang khsusus disediakan pemilik penginapan untuk para tamu menulis kesan mengenai panginapan tersebut. Dalam buku tersebut ada pesan aneh yang ditulis.
Kamis, 30 Agustus
Ups! Anggaplah kau sudah diperingatkan: lebih baik kau tidak melihatnya kecuali kau punya keberanian. Kau akan menyesal jika melakukannya. (Tawa jahat)
S.I

            Dari memo singkat itu Asakawa tahu bahwa S.I berarti Shuichi Iwata yang merupakan salah seorang siswa yang ikut menginap. Tapi dia tidak menemukan video atau kaset apapun di sekitar situ. Asakawa langsung mendatangi penjaga lobi penginapan untuk meminjam kaset video yang mungkin telah mereka gunakan. Dari kaset tersebut Asakawa menyaksikan rekaman atau seperti potongan-potongan gambar yang aneh dan tidak beraturan selama beberapa menit.
Potongan gambar tersebut tidak saling berhubungan, diawali dengan layar hitam lalu mucul seberkas cahaya dan muncul tulisan ”lihat sampai akhir, kau akan dimakan oleh jiwa yang sesat”. Hitam kembali dan muncul suara bergemuruh dari segala arah yang sepertinya datang bukan dari dalam televisi tapi dari sekitar tempat itu. Selama menyaksikan potongan gambar tersebut Asakawa merasakan sensasi dan energi yang aneh yang membuatnya tidak bisa menekan tombol stop. Muncul cairan kental berwarna merah dilayar, gambar pegunungan berikutnya muncul. Gunung tersebut mengeluarkan embusan asap putih, lalu gelap. Cairan merah tua kembali muncul dan huruf kanji ”gunung” tiba-tiba muncul dari layar. Hitam lagi lalu gambar dadu, tiba-tiba ada gambar wanita tua yang berbicara dengan dialek yang aneh. Kemudian muncul beratus wajah manusia penuh kebencian dan permusuhan. Lalu hitam lagi, gambar sebuah tv dan huruf ”sada”. Muncul kemudian wajah pria yang entah kenapa saat melihatnya Asakawa merasakan kebencian. Akhirnya muncul huruf-huruf putih di layar dengan latar belakang hitam ”siapa pun yang menonton gambar-gambar ini ditakdirkan untuk mati pada jam yang sama satu minggu dari sekarang. Kalau tidak ingin mati, ikutilah instrusi-instruksi ini dengan tepat.....”. Tapi tulisan itu berhenti disitu. Keempat siswa itu telah menghapus instruksi penangkal dari kutukan video itu dan diganti dengan rekaman dari iklan obat nyamuk dan cuplikan talkshow. Lalu telepon berdering dan saat Asakawa mengangkatnya tidak ada suara yang dia rasakan hanya dingin dan ketakutan.
12 Oktober, Jumat
Asakawa menemui temannya sewaktu SMA, Takayama Ryuji, untuk meminta bantuan untuk menyelesaikan masalahnya. Ryuji adalah seorang asisten profesor di Universitas Fukuzawa. Alasannya meminta bantuan Ryuji adalah karena Ryuji orang yang berpikiran terbuka dan percaya pada hal-hal yang tidak masuk akal. Malam itu juga Ryuji setuju untuk menonton video itu dan mencopynya.
13 Oktober, Sabtu
Hari ini Asakwa dan Ryuji mencari informasi kapan gunung dalam video itu meletus dan ternyata ditemukan fakta bahwa gunung dalam rekaman itu adalah gunung Mihara di Pulau Izu Oshima. Semua informasi ini mereka kumpulkan untuk mencari tahu apa penangkal dari kutukan video tersebut.
14 Oktober, Minggu
Dialek yang diucapkan oleh wanita tua dalam video itu berasal dari Izu Oshima merupakan dialek lama yang jarang dipakai. Gunung Mihara yang meletus dalam video itu terjadi pada tahun 1986. Pada hari itu juga tanpa sepengetahuan Asakawa, istrinya, Shizu dan anaknya, Yoko menonton video tersebut.  
15 Oktober, Senin
Satu lagi fakta yang berhasil ditemukan bahwa ternyata rekaman dan potongan gambar dalam video tersebut tidak direkam dengan kamera tetapi dengan mata, kulit, hidung, lidah, telinga manusia. Hari itu juga Asakawa dan Ryuji pergi mencari informasi ke kediaman Tetsuzo Miura seorang profesor yang terkenal dengan penyelidikan-penyelidikan ilmiahnya akan fenomena paranormal. Dari data-data yang dikumpulkan oleh profesor tersebut, terdapat data seorang gadis berumur 10 tahun bernama Yamamura Sadako yang berasal dari pulau Oshima.
16 Oktober, Selasa
Asakawa dan Ryuji pergi ke pulau Oshima untuk mencari tahu keberadaan Sadako. Tujuan mereka adalah mencari tahu apa yang diingnkan Sadako sebagai penangkal kutukan dalam video tersebut. Akhirnya mereka menginap di penginapan yang dikelola oleh sepupu Yamamura Shizuko ibu dari Yamamura Sadako, Yamamura Takashi.
Di tempat lain, di Tokyo, Asakawa meminta bantuan Yoshino untuk melacak keberadaan Sadako di Tokyo. Karena menurut informasi yang didapat dari wartawan lokal, Hayatsu, Sadako setamat SMA pada tahun 1965 telah pergi ke Tokyo dan tidak pernah kembali lagi. Informasi yang didapat oleh Yoshino adalah Sadako pernah bergabung dengan kelompok sandiwara Soaring. Namun, pendapat beberapa orang yang mengenal Sadako mengatakan bahwa Sadako memiliki kecantikan yang menyeramkan. Fakta lain adalah Yamamura Shizuko melahirkan Sadako pada umur 20 tahun dan meninggalkannya pada neneknya, pergi ke Tokyo selama tiga tahun akhirnya kembali ke pulau Oshima untuk beberapa waktu pada akhir tahun Shizuko pergi ke Tokyo membawa Sadako selama lima tahun. Kemudian terdengar rumor bahwa Shizuko menjadi terkenal karena melakukan sesuatu. Setelah itu Shizuko kembali bersama Sadako namun, keadaan Shizuko tampak deepresi dan suatu hari ia bunuh diri dengan cara melompat ke dalam gunung Mihara pada umur 31 tahun.
 Pada saat itu juga Sadako yang masih kelas lima SD menjadi terkenal karena meramalkan letusan gunung Mihara. Gunung Mihara meletus pada hari dan jam sesuai yang diramalkan Sadako. Setelah lulus SMA akhirnya Sadako pergi ke Tokyo dan hanya  mengirimkan kabar sekali yang mengatakan bahwa dia diterima di kelompok sandiwara Soaring.
17 Oktober, Rabu
Badai Topan 21 menghantam pulau Oshima sehingga tidak ada pelayaran yang menyebabkan Asakawa dan Ryuji tidak dapat kembali ke Tokyo. Dari teman Shizuko kecil, Si tua Gen diperoleh keterangan aneh bahwa Shizuko mendapatkan kekuatan paranormal dari dalam laut saat dia mengeluarkan arca pertapa En No Ozuno. Arca tersebut yang menuntun Shizuko dan memberikan dia kekuatan sebagai paranormal. Beberapa saat setelah dia mendapat kekuatan tersebut Shizuko pergi ke Tokyo dan berkenalan dengan asisten profesor yang sedang melakukan riset mengenai kemampuan paranormal Heihachiro Ikuma. Hubungan yang semula hanya dari profesor-bahan riset menjadi lebih jauh yang menyebabkan Shizuko hamil. Yang ingin dibuktikan oleh Ikuma adalah bahwa risetnya telah berhasil tapi, banyak kalangan yang meragukan penelitian Ikuma. Karena tidak mau dianggap menipu akhirnya Ikuma bertekad melakukan percobaan di depan khalayak ramai. Namun, karena di bawah tekanan dan banyak yang meragukan membuat Shizuko tidak dapat menggunakan kekuatannya. Kejadian tersebut menghancurkan reputasi Ikuma. Selain itu perselingkuhannya dengan Shizuko diketahui wartawan. Akhirnya Ikuma mngundurka diri dari Universitas, menceraikan istrinya dan mengasingkan diri ke pegunungan namun, beberapa tahun setelah itu dia terkena TBC dan harus dirawat di Sanatorium. Dari dokter yang bertugas merawat pasien di Santorium itu hanya dokter Jotaro Nagao yang masih hidup. Dari situlah akhirnya Asakawa dan Ryuji mendapatkan ide untuk kembali melacak ke villa Pacific Resort Club. Karena villa itu dulunya adalah Sanatorium tempat ayah Sadako dirawat, mungkin mereka akan mendapatkan petunjuk dari situ.
18 Oktober, Kamis
Sebelum ke Pacific Resort Club, mereka berencana untuk menemui dokter Nagao yang sekarang membuka praktek di satu tempat. Setelah melihat dokter Nagao, Asakawa dan Ryuji kaget karena laki-laki yang mereka lihat dalam video tersebut adalah dokter Nagao. Akhirnya setelah diancam, Nagao mengaku dia telah memperkosa, membunuh dan membuang mayat Sadako ke dalam sumur. Peristiwa itu terjadi saat Sadako mengunjungi ayahnya, Ikuma di Sanatorium tersebut. Saat itu Nagao mengatakan ada dorongan yang entah darimana datanganya yang membuat Nagao melakukan hal itu. Kecantikan Sadako memang luar biasa tapi dia juga mengakui ada yang aneh dan menyeramkan yang ada pada diri Sadako. Dari peristiwa pemerkosaan itu juga terungkap bahwa Sadako sebenarnya mengidap Testicullar Feminization Syndrome. Sindrom yang sangat langka. Adalah tipe pseudohermafroditisme laki-laki. Dari luar Sadako seperti benar-benar wanita tapi, tidak memiliki rahim dan kromosomnya adalah XY-pria. Juga karena satu alasan orang yang mengidap sindrom ini biasanya sangat cantik.
Pada hari itu juga Asakawa dan Ryuji pergi ke Pacific Resort Club tepatnya ke pondok B-4 karena di pondok itu Asakawa dan keempat siswa menonton video tersebut. Mereka berpendapat bahwa dengan menemukan mayat Sadako dan menguburkannya dengan layak akan mematahkan kutuan. Ahirnya mereka berhasil menemukan tengkorak Sadako yang ada di dalam sumur di bawah pondok 4-B dan Asakawa selamat dari kutukan.
19 Oktober, Jumat
Asakawa kembali ke pulau Oshima untuk mengantarkan tengkorak Sadako kepada keluarganya. Namun, pada malam itu juga Ryuji mati di apartemennya pada pukul 21.49, tepat disaat dia menonton video tersebut seminggu yang lalu di rumah Asakawa.
21 Oktober, Minggu
Asakawa mengetahui bahwa cara mematahkan kutukan tersebut adalah dengan membuat salinannya dan memperlihatkannya kepada orang lain. Asakawa selamat dari kutukan bukan karena dia telah menemukan tengkorak Sadako tapi, karena Asakawa telah membuat salinan video itu memperlihatkannya kepada Ryuji, istri dan anaknya. Cerita diakhiri dengan Asakawa akhirnya membuat salinan video itu dan akan memperlihatkan video itu kepada kedua orang tua Shizu demi menyelamatkan istri dan anaknya. Ternyata kutukan Sadako seperti virus yang bereproduksi dan menguasai makhluk hidup. Kutukan itu seperti epidemi yang harus berkembang biak dengan cara memperlihatkannya kepada orang lain.



kasus pendidikan

1.      Soal :
 Adakah tes-tes tertentu yang bisa kita ikuti untuk mengetahui kecerdasan peserta didik dan bisakah kecerdasan tersebut di asah pada usia 30th?
Jawab             :
 Ada. Menurut saya kecerdasan otak tidak bisa lagi di asah pada usia 30 tahun, karena masa pengasahan kecerdasan otak, pada seorang manusia yaitu pada usia 3 tahun pertama dan masa kanak-kanak. Namun, kecerdasan emosional masih bisa di bentuk pada usia dewasa atau 30 tahunan.

2.      Soal :
Bagaimana cara memotivasi peserta didik yang memiliki tingkat kenakalan, kebodohan yang sangat tinggi?
Jawab :
a.       Cara mengatasi siswa yang memiliki tingkat kenakalan sangat tinggi yaitu :
-          Dengan melakukan pendekatan kasih sayang. Karena pada dasarnya tidak ada seorangpun anak yang nakal. Terkadang sikap nakal tersebut terbentuk dari kesalahan pola asuh dari orang tunya.
-          Untuk mengatasi kenakalan seorang siswa, ada baiknya kita pelajari dahulu latar belakang siswa tersebut dan faktor apa yang menyebabkan anak tersebut menjadi nakal. 
-          Marilah kita kembali menganalisa mengapa anak-anak tidak mematuhi apa yang telah ditetapkan, sehingga kita orang tua  atau guru mereka memasukan mereka dalam kategori '' nakal / tidak menurut ''.
b.      Cara mengatasi siswa yang memiliki kebodohan yang sangat tinggi  yaitu :
-          Memberikan pengajaran yang berbeda dengan teman-temannya. Sebelumnya kita telusuri dulu penyebab kebodohan anak tersebut.
-          Mengajarkan kepada anak pelajaran-pelajaran dengan metode tertentu yang sesuai dengan kemampuan anak.Misalnya active learning atau learning by doing, atau learning through playing, sehingga anak merasakan bahwa belajar adalah sesuatu yang menyenangkan.

3.      Soal :
Bagaimana sebaiknya seorang guru mengatasi peserta didik di sekolah dasar yang baru mengenal lingkungan sekolah.
Jawab :
-          Jalin komunikasi untuk memberi motivasi dengan bahasa Anak
-          Cari penyebabnya. Tanyakan kenapa mereka takut/tidak mau sekolah
-          Berikan penjelasan dan tanamkan bahwa sekolah bukan hal yang mengerikan, melainkan sebaliknya, sekolah adalah hal yang menyenangkan.
-          Tanyakan cita-cita mereka, dan jelaskan bahwa dengan sekolah mereka bisa menjadi pandai & bisa mencapai cita-cita. Kalau perlu ceritakan pengalaman Anda waktu pertama bersekolah

4.      Soal :
Bagaimana caranya agar semboyan TUT WURI HANDAYANI dapat diterapkan pada zaman sekarang khususnya di dunia pendidikan?
Jawab :
Tut Wuri Handayani ialah seseorang harus memberikan dorongan moral dan semangat kerja dari belakang. Caranya dengan seorang guru memberikan dorongan semangat belajar dan sikap yang baik kepada siswanya, sehingga menumbuhkan motivasi dan semangat belajar untuk siswa.

5.      Soal :
Bagaimana cara anda sebagi guru mengembangkan kecerdasan ganda yang dimiliki seorang siswa di saat sarana dan prasarana tidak memadai.
Jawab :
Mengembangkan kecerdasan ganda pada anak tidak harus selalu dilakukan dengan sarana yang cukup. Banyak hal yang dapat kita lakukan untuk mengembangkan kecerdasan ganda seorang anak di antaranya :
-          Meningkatkan kecerdasan bahasa dapat dilakukana dengan cara mengadakan permainan merangkai kata, buatlah buku harian atau usahakan untuk menulis tentang apa saja yang ada dalam pikiran setiap harinya sebanyak 250 kata, dan sediakan waktu untuk bercerita secara teratur dengan keluarga atau sahabat.
-          Meningkatkan kecerdasan kinestetik dapat dilakukan dengan cara bermain olah raga dengan teman2 di tempat tinggal, atau mengenali benda2 yang ada di sekitar saja dengan menutup mata.
6.      Soal :
Model pembelajaran yang bagaimanakah yang bisa anda terapkan untuk tingkat SMP dan SMA?
Jawab :
Kalau untuk mata pelajaran yang saya gunakan yaitu bahasa Jepang, saya cenderung menggunakan teori Examples Non Examples adalah metode belajar yang menggunakan contoh-contoh. Contoh-contoh dapat dari kasus / gambar yang relevan dengan KD. Seperti ketika saya mengajarkan kalimat baru, saya menjelaskan beberapa contoh kalimat terlebih dahulu.

7.      Soal :
Bagaimana menyikapi peserta didik yang sering izin keluar tanpa permisi di saat guru lagi menjelaskan materi?
Jawab :
Sebaiknya ada kerjasama dengan pihak sekolah dalam mengatasi masalah ini. Misalkan :
-          Sekolah membuat peraturan bagi siswa yang keluar tanpa izin guru diberikan sangsi atau di anggap cabut.
-          Guru membuat peraturan di kelas, bagi siswa yang ingin keluar kelas hanya boleh untuk keperluan yang penting sekali.

8.      Soal :
Boleh tidak, tingkah seorang guru yang sedang menyampaikan materi, menyuruh peserta didiknya keluar dari kelas untuk menambil absen. Kalo boleh apa alasannya. Kalo tidak apa alasannya,
Jawab :
Tidak. Sebenarnya apa pun alasannya seorang guru tidak boleh menyuruh siswanya untuk meninggalkan jam pelajaran untuk keperluan lainnya. kecuali untuk kelangsungan pelajaran itu sendiri. karena ada beberapa sekolah tidak memperbolehkan siswanya keluar dari kelas pada jam pelajaran. Selain itu siswa yang bersangkutan akan ketinggalan pelajaran selama dia berada di luar kelas.

9.      Soal :
Ciri-ciri belajar (hubungan dengan taksonomi blomm)
Jawab :
Ciri-ciri belajar adalah sebagai berikut :
-          Adanya kemampuan baru atau perubahan. Perubahan tingkah laku bersifat pengetahuan (kognitif), keterampilan (psikomotorik), maupun nilai dan sikap (afektif).
-          Perubahan itu tidak berlangsung sesaat saja melainkan menetap atau dapat disimpan.
-          Perubahan itu tidak terjadi begitu saja melainkan harus dengan usaha. Perubahan terjadi akibat interaksi dengan lingkungan.
-           Perubahan tidak semata-mata disebabkan oleh pertumbuhan fisik/ kedewasaan, tidak karena kelelahan, penyakit atau pengaruh obat-obatan.

10.  Soal :
Apa sajahkan yang dimaksud dengan prinsip-prinsip pembelajaran ?
Jawab :
Prinsip belajar menunjuk kepada hal-hal penting yang harus dilakukan guru agar terjadi proses belajar siswa sehingga proses pembelajaran yang dilakukan dapat mencapai hasil yang harapkan. Tugas guru mengelola pengajaran dengan lebih baik, efektif, dinamis, efisien, ditandai dengan keterlibatan peserta didik secara aktif, mengalami, serta memperoleh perubahan diri dalam pengajaran. Ada beberapa prinsip pengajaran diantaranya adalah:
-          Prinsip Aktivitas
Pengalaman belajar yang baik hanya bisa didapat bila peserta didik mau mengaktifkan dirinya sendiri dengan bereaksi terhadap lingkungan.
-          Prinsip Motivasi
Motivasi berasal kata motive–motivation yang berarti dorongan atau keinginan, baik datang dari dalam diri (instrinsik) maupun dorongan dari luar diri seseorang (ekstrinsik).
-          Prinsip Individualitas (Perbedaan Individu)
Setiap manusia adalah individu yang mempunyai kepribadian dan kejiwaan yang khas.
-          Prinsip Lingkungan
Lingkungan adalah sesuatu hal yang berada di luar diri individu. Lingkungan pengajaran adalah segala hal yang mendukung pengajaran itu sendiri yang dapat difungsikan sebagai sumber pengajaran atau sumber belajar. Diantaranya; guru, buku, dan bahan pelajaran yang menjadi sumber belajar.
-          Prinsip Konsentrasi
Konsentrasi adalah pemusatan secara penuh terhadap sesuatu yang sedang dikerjakan atau berlangsungnya suatu peristiwa. Konsentrasi sangat penting dalam segala aktivitas, terutama aktivitas belajar mengajar.
-          Prinsip Kebebasan
Prinsip kebebasan dalam pengajaran yang dimaksud adalah kebebasan yang demokratis, yaitu kebebasan yang diberikan kepada peserta didik dalam aturan dan disiplin tertentu.
-          Prinsip Peragaan
Alat indera merupakan pintu gerbang pengetahuan. Peragaan adalah menggunakan alat indera untuk mengamati, meneliti, dan memahami sesuatu. Pemahaman yang mendalam akan lahir dari analisa yang komprehensif sehingga menghasilkan gambaran yang lengkap tentang sesuatu.
-          Prinsip Kerjasama Dan Persaingan
Persaingan yang dimaksud bukan persaingan untuk saling menjatuhkan dan yang lain direndahkan, tetapi persaingan yang dimaksud adalah persaingan dalam kelompok belajar agar mencapai hasil yang lebih tinggi tanpa menjatuhkan orang atau siswa lain.
-          Prinsip Apersepsi
Apersepsi dalam pengajaran adalah menghubungan pelajaran lama dengan pelajaran baru, sebagai batu loncatan sejauh mana anak didik mengusai pelajaran lama sehingga dengan mudah menyerap pelajaran baru.
-          Prinsip Korelasi
Korelasi yaitu menghubungkan pelajaran dengan kehidupan anak atau dengan pelajaran lain sehingga pelajaran itu bermakna baginya.
-          Prinsip Efisiensi dan Efektifitas
Prinsip efisiensi dan efektifitas maksudnya adalah bagaimana guru menyajikan pelajaran tepat waktu, cermat, dan optimal.
-          Prinsip Globalitas
Prinsip global atau integritas adalah keseluruhan yang menjadi titik awal pengajaran.
-          Prinsip Permainan dan Hiburan
Setiap individu atau peserta didik sangat membutuhkan permainan dan hiburan apalagi setelah terjadi proses belajar mengajar. Bila selama dalam kelas siswa diliputi suasana hening, sepi, dan serius, akan membuat peserta didik cepat lelah, bosan, butuh istirahat, rekreasi, dan semacamnya. Maka guru disarankan agar memberikan kesempatan kepada anak didik bermain, menghibur diri, bergerak, berlari-lari, dan sejenisnya untuk mengendorkan otaknya.(nasra)